1. ASAL USUL/ LEGENDA
DESA
Dan mereka mengaku bersaudara limah seporut yang di ketuai oleh ANJANG ONEH
dan menetap di guntung Lima Laras.
b.
Datangnya Orang Siak Ke Kampung Bagan
Pada Sekitar abat ke-17
berangkatlah dua kepala keluarga ke arah timur dari guntung lima laras membuka
lahan tempat tinggal mereka,tepat nya sekarang di sungai Nek Oma.Dan tidak bertahan lama di tempat itu,
kemudian mereka semakin naik ke daratan ,yang sekarang di namakan Buluh cina yang di
ketuai oleh Tuk Akas di situlah mereka membuka lahan pertanian sehinggah pada
abat ke-18 berdirilah sebuah kampung
yaitu kampung bagan. Yang di kepalai oleh seorang kepala kampung (
penghulu ) yaitu : JAHIR ( Jaei ) yang tunduk pada kedatukkan lima laras,
c.
Asal Muasal Bagan Batak
beberapa tahun kemudian datanglah orang –
orang dari ASAHAN ( sungai tempurung ) mengambil kayu ( kayu balok ) mereka
membawah orang – orang ber marga (Batak) sebagai buruhnya dan membuat pondok –
pondok (tempat berbagan) tempat para pekerja beristirahat di lokasi mereka
mengambil kayu balok tersebut.Dengan berjalanya waktu para nelayan dari tanjung
tiram di sebut dengan nama kampung BAGAN menjadi BAGAN BATAK di kernakan adanya
orang – orang bermarga (Batak) yang berbagan di daerah itu.
2.
Masa Kepemimpinan Kepala Kampung
a.
Kepala Kampung
Setelah beberapa
generasi mulai dari kepala kampung JAHIR ( JAEI ) setelah meninggal dunia ia di
gantikan oleh anaknya yang bernama JABAR ( JOBO ) Jabar semasa kepemimpinannyan
ia tidak mempunyai seorang putra setelah ia meninggal dunia ia di gantikan oleh
LOBAI BARI .
Lobai bari di gantikan oleh anaknya yng bernama ABU BAKAR ( BOKO ) yang
pada saat itu baru berusia 13 tahun ,dengan usia nya yang masih belia belum
mampu menjalankan roda kepemerintahan di ambil alih oleh iparnya ABU BAKAR
yaitu KANCIL ,
b.
Pindahnya Penduduk Bagan Batak
Beberapa tahun kemudian masa kepemimpinan KANCIL kampung Bagan Batak di
landa penyakit yang banyak memakan korban pada saat itu .Dalam satu hari bisa
4-5 orang yang meninggal dunia ,seiring waktu berjalan perkampungan Bagan Batak
di tinggalkan oleh penduduknya di kernakan wabah tersebut.Sesuaai dengan pantun
leluhurnya:
TEMPAT KATAK TANAHNYA LEMBAH
TEMPAT KEDUDUK BERDAUN
DUA,
BAGAN BATAK
TANAH BERTUAH
MENUMPANG DUDUK SETAHUN DUA
c.
Masuknya Belanda
Pada sekitar abat ke-17 orang Belanda (Tuan
Puntung) berkeinginan membuat perkebunan di daerah Nibung Hangus dan
sekitarnya, maka orang Belanda (Tuan Puntung) membawa orang- orang dari pulau
Jawa dipekerjakan untuk membuat alur
pembuang air . Pada mula nya sebagian orang _orang mengatakan parit yang dibaut
oleh BELANDA (Tuan Puntung) yang begitu
panjang mulai dari kebun kelapa sampai dengan Kelaut adalah Parit Jawa (TALI
AIR).
Pada sekitar tahun 1938 masyarakat kampung Bagan Batak sebagian besar
pindah semakin arah kehulu parit Jawa
(TALI AIR) membuka lahan Pertanian. Dimasa itu
semakin banyak lah orang-orang bekerja mengambil kayu (perbalakan). Pada
tahun 1948 parit Jawa sudah bertambah lebar maka penduduk yang tinggal disitu
menyebut nya Sungai Tali Air, mata pencarian orang-orang yang tinggal di situ
adalah Nelayan dan Bertani.
d.
Pemerintahan Baru
Seiring berjalan
nya waktu pemerintah Desa Ujung Kubu membuat Perkampungan ini menjadi lorong Tali Air yang di pimpin oleh kepala Lorong
Pada
tahun 1958 datanglah beberapa keluarga dari Jawa ketempat ini dan tinggal
menetap di daerah ini, kemudian pada tahun 1962 datang lah rombongan
orang-orang dari Jawa ketempat ini lagi dengan untuk membuka lahan pertanian,
digantilah nama Kampung Bagan Batak menjadi Bagan Baru.
Pada tanggl 18-11- 1991 Pemerintah Kabupaten Asahan Memekarkan Desa Ujung
Kubu Kecamatan Tanjung Tiram menjadi 3 Desa Yaitu :
1.
Desa Ujung Kubu
2.
Desa Bagan Baru
3.
Desa Pematang Rambai
Pada tahun 2007 masyarakat
Dusun Tali Air berkumpul/bermusyawarah disalah satu rumah warga masyarakat Tali
Air untuk membicarakan tentang pemekaran Desa Bagan Baru. Masyarakat dusun Tali
Air sepakat untuk membentuk panitia Pemekaran, meroba dusun Tali Air menjadi
Desa Tali Air Permai. Panitia Pemekaran mengajukan pemekaran Desa Tali Air
Permai dari Desa Bagan Baru ke Kabupaten Asahan. Dengan seiringnya waktu masyarakat Batu Bara Menginginkan Batu
Bara menjadi satu buah Kabupaten yaitu Kabupaten Batu Bara. Pada tahun
2008 Pemerintah Pusat mengesahkan Batu
Bara menjadi Kabupaten yang dimekarkan dari kabupaten Asahan. Pada tahun 2008 panitia
pemekaran Desa Tali Air Permai juga mengusulkan pemekaran Desa ke Kabupaten
Batu Bara
Pada tanggal 08-07-2011 Pemerintah Kabupaten
Batu Bara Memekarkan Desa Bagan Baru Menjadi 3 Desa yaitu :
1.
Desa Bagan Baru
2.
Desa Tali Air Permai
3.
Desa Kapal Merah
